è Alat ukur di dunia Psikologi disebut Psikometri
Dalam pengukuran manusia dengan tes psikologi harus mengetahui perkembangan manusia
Prenatal ( Konsepsi Kelahiran )
Infanci & Toddlerhood ( 0 – 3 Thn )
Early Childhood ( 3 – 6 )
Middle Childhood ( 6 – 11 Thn )
Adolescence ( 11 – 20 )
Young adulthood ( 20 – 40 )
Middle adulthood ( 40 – 60 / 65 Thn )
Late adulthood ( 60 – 65 Thn ke atas )
- Alat tes harus dapat di diagnostig apa yang sesuai dengan karakter perkembangan manusia.
- Mengukur apa yang hendak di ukur “ Valid "
ada didalam perkembangan manusia yang berhubungan dengan alat tes yang sesuai perkembangan :
- Psikomotorik
- Emosional
- Kognitif
àTujuan melakukan pengukuran :
àMelakukan Interfensi
àUntuk kasus unik dapat di lakukan riset / ke Ilmuan
Masal “ Kuantitatif "
Khusus “ Kualitatif "
IQ àAkademik
ESQ à Value
Emosional kontrol diri
Spiritual àdi yakini dengan perbuatan – perbuatan baik.
EX : adanya keyakinan ada hidup setelah mati
Pengukuran di lakukan dalam sikologi terbagi menjadi :
2. Anak
Pendidikan
Pendidikan
Social
Organisasi “ Berdiri sendiri karena kepraktisannya"
Inteligensi
Intelegensi adalah keahlian memecahkan masalah dan kemampuan untuk beradaptasi pada, dan belajar dari, pengalaman hidup sehari-hari.Minat terhadap intelejensi sering kali difokuskan pada perbedaan individual dan penilaian individual.
Inteligensi
Intelegensi adalah keahlian memecahkan masalah dan kemampuan untuk beradaptasi pada, dan belajar dari, pengalaman hidup sehari-hari.Minat terhadap intelejensi sering kali difokuskan pada perbedaan individual dan penilaian individual.
Tes Binet
Tes Stanford-Binet adalah salah satu tes yang paling banyak digunakan untuk menilai intelejensi murid
Tes individual versus tes kelompok
Murid juga diberi tes intelejensi dalam kelompok pada saat bersamaan. Tes kelompok lebih nyaman dan. ekonomis ketimbang tes individual, namun juga ada kekurangannya.
Dalam dunia Industri yang dicari adalah :
Ø Know ladge “ pengetahuan + pengalaman + teori "
Ø Skill “ Kemampuan "
Ø Attitude “Sistematika, ketekunan, ketelitian, daya tahan kerja & sikap Chivment Orientation”
Teori kepribadian
· Feist & Feist 2002
· Dervin, Cervone, X jhone, 2005
è Dikotomi pada kepribadian bersifat continue sesuai adaptasinya
Tokoh Inteligensi
Charles Spearman
Adalah teori faktor yang muncul dalam upayanya untuk mendeskripsikan struktur intelegensi kedalam satu atau lebih kemampuan yang berdiri sendiri melalui analisis faktor yang membangun konstruk kemampuan . cara lebih terperinci spearman membagi intelegensi kedalam 2 faktor .
a. Factor G yaitu yang mencakup kegiatan intelektual yang dimiliki oleh setiap orang dalam berbagai derajat tertentu ex . penyanyi merupakan org yang mempunyai suara yang merdu dengan music kalitas yang tinggi tanpa latihan .
b. Factor s yaitu mencakup berbagai factor khusus tertentu yang relevan dengan tugas tertentu ex. Pianis, dengan latihan yang giat setiap org dapat bermain piano dengan baik.
James Mckeen Cattel
Dalam perkembangan aliran muncullah tokoh yang bernama James Mckeen Cattel yang tertarik dalam perbedaan individual. Penemuannya mengenai adanya kapasitas individual dan kemudian beliau menciptakan alat-alat tes untuk mengukur kapasitas atau kemampuan individual yang saat ini dikenal sebagai psikotest atau mental tes.
Stanford Alfred Binnet
Dikenal sebagai seorang psikolog dan juga pengacara. Hasi karya terbesar dari Alfred Binnet dibidang psikologi adalah apa yang sekarang ini dikenal dengan intelligence quotient (IQ). Alfred Binnet mengembangkan sebuah test untuk mengukur usia mental anak-anak yang akan masuk sekolah. Usia mental tersebut merujuk pada kemampuan mental anak pada saat di tes dibandingkan pada anak-anak lain di usia yang berbeda.
Tes yang dikembangkan oleh Binnet merupakan tes intligensi yang pertama mensikupn kemudian konsep usia mental mengalami revisi sebanyak 2 kali sebelum dijadikan dasar dalam tes IQ.
Weschler
Weschler membuat skala weschler yang umum digunakan untuk mendapatkan taraf kecerdasan membagi kecerdasan menjadi dua kelompok besar yaitu kemempuan kecerdasan verbal (viq) dan kemampuan kecerdasan tampilan (piq). Weschler scales tebagi menjadi beberapa turunan alat uji yaitu:
- WB (untuk dewasa)
- WAIS ( Untuk dewasa versi lebih baru)
- WISC ( Untuk anak usia sekolah)
- WPPSI (Untuk anak pra sekolah)
Edward Thorndike
Menurut thorndike belajar adalah proses interaksi antara stimulus dan respon. Stimulus adalah apa yang merangsang kegiatan belajar seperti pikiran, perasaan, atau hal-hal lain yang dapat ditangkap melalui alat indera. Sedangkan respon adalah reaksi yang dimunculkan peserta didik ketika belajar yang dapat pula berupa pikiran, perasaan, atau gerakan-tindakan. Thorndike membuat teori yang disebut pula dengan teori koneksionisme.
Kreaplin
Ahli psikiatri jerman, terkenal sebagai penyusun nosologi (system penggolongan) gangguan dan penyakit jiwa. Pembedaan-pembedaan terperinci antara psikosis manikodepresiva dan piskosis schizophrenia ; antara gangguan jiwa endogen dan eksogen serta meletakan sendi dasar adanya hubungan-hubungan tertentu antara sintomatologi (gejala-gejala) dan prognosis (dugaan tentang perjalanan penyakit.
Inrtelegensi di bagi 2
· General Inteligensi “alat tes yang digunakan tanpa keesulitan dimanapun”
Ex : gambar, symbol, “bentuk dasar”
· Spesifik Inteligensi “ yang harus tahu kepastiannya”
Inteligensi di lakukan dengan proses belajar.
Demikian ilmu yang saya dapat selama perkuliahan Psikodiagnostik, semoga bermanfaat.
"SALAM SOBAT"
thanks Intan untuk resumenya hari ini..., akan lebih baik jika disampaikan dengan mempertimbangkan bahwa tulisan ini tidak hanya dibaca oleh teman2 psikologi saja, namun juga teman2 umum...sehingga hal ini bukan sekedar ajang untuk membuat tugas, namun sekaligus dijadikan informasi pada kebanyakan orang...tetap berbagi untuk 1ndONEsia...salam SOBAT!
BalasHapus